Connect with us

Pengamat: Indonesia dan Kebhinnekaan adalah Sunnatullah

Islam moderat di Indonesia yang hidup saling berdampingan ini adalah aset dalam perencanaan luar negeri.

KABAR

Pengamat: Indonesia dan Kebhinnekaan adalah Sunnatullah

SYIARNUSANTARA.ID – Keberagaman di Indonesia dalam bingkai bhinneka tunggal ika merupakan sunnatullah atau keniscayaan yang telah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Apalagi, Islam menganggap kebhinnekaan bukan sesuatu yang asing.

Wakil Ketua Majelis Tarjih PP Muhammadiyah Hamim Ilyas mengatakan pada kenyataannya ayat-ayat Al Quran cukup gamblang menyebut tentang manusia dan perbedaan.

“Indonesia kita dari segi kebhinnekaan ya sudah islami. Itu bisa dilihat seluruh warga negara mendapat hak yang sama dan tidak ada diskriminasi. Artinya, Indonesia dan kebhinnekaan, dalam konsep islam itu sudah tidak perlu diperdebatkan lagi,” katanya.

Menurutnya, islam kaffah atau menyeluruh dan sempurna mensyaratkan adanya integrasi sosial dan integrasi politik. Integrasi sosial itu terjadi, ujarnya, bila seluruh masyarakat merasa menjadi bagian masyarakat tanpa ada diskriminasi. Sedangkan integrasi politik terjadi bila seluruh warga merasa menjadi bagian negara, tanpa terjadi diskriminasi.

Hamim mengutip alqur’an surat Al Baqarah ayat 125 ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian.”

“Jadi jelas kebhinnekaan tidak perlu didebatkan, karena kebhinnekaan itu Islam sendiri. Artinya seperti yang ada selama ini di Indonesia yang berbeda-beda itu telah diakui sebagai warga negara penuh yang sebagai Al Ballad Al Amin sehingga hak-haknya harus dilindungi,” katanya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top