Connect with us

Shalat adalah Yoga

Ensiklopedi

Shalat adalah Yoga

Apakah Anda rajin shalat? Atau sebaliknya, malas shalat? Apakah Anda suka berolahraga? Atau malah justru enggan berolahraga? Jika Anda menjawab “ya” pada salah satu dari beberapa pertanyaan di atas, maka Anda perlu tahu bahwa shalat itu semacam yoga.

Di buku Al-Islam fil Asr: Man Syariqal Jâmi` wa Aina Dzahaba Yaumul Jum`ah? (1995: 127-132) Al-Sadiq Al-Nayhum mengungkapkan titik temu antara shalat dan yoga, baik dalam hal gerakan, pernafasan, syarat maupun hakikat.

Gerakan-gerakan di dalam shalat merupakan beberapa sikap tubuh di dalam yoga. Misalnya, gerakan mengangkat tangan dalam takbîratul ihrâm sama dengan tadasana yang ditujukan untuk melegakan rongga dada.

Berhenti sejenak, utamanya dengan berdiri saat membaca surat Al-Fatihah, mirip dengan posisi samasthiti yang diorientasikan untuk mengalirkan udara dari lambung ke dada.

Membungkuk dalam rukuk serupa dengan uttanasana yang mengalirkan udara dari dada ke sudut-sudut tubuh, baik ke tangan maupun ke kaki.

Sujud merupakan salah satu bentuk yoga apanasana yang mengalirkan udara ke punggung dan bahu, sedangkan duduk di dalam shalat (baik di antara sujud maupun saat tasyahud) adalah bagian dari posisi lotus yang lebih sederhana, untuk mengistirahatkan kaki dari tanggungan berat tubuh.

Salam, di akhir shalat, juga salah satu varian dari gerakan yoga matasa yândarâ yang berguna untuk mengalirkan tekanan udara ke titik teratas di dalam tulang belakang dan menguatkan otot-otot leher.

Sebagaimana yoga, shalat tidak sekadar gerakan, tapi juga pengaturan nafas. Semua gerakan dalam yoga diiringi oleh penarikan, penahanan dan pengeluran nafas yang dihitung dengan angka. Orang yang shalat juga mengatur nafas, tapi tidak dengan hitungan angka, melainkan dengan hitungan kata, melalui pembacaan ayat-ayat Al-Quran, pujian-pujian untuk Tuhan dan shalawat untuk para utusan Tuhan.

Dalam menjalankan olah nafas dan olah tubuh itu, musholli, sebagaimana yogi, harus tenang, teratur, konsentrasi, dan semangat. Al-Quran mengistilahkan ketenangan dan keteraturan dalam shalat dengan qunuth dan thuma`ninah, (QS. Al-Baqarah: 238) dan menyebut konsentrasi dalam shalat sebagai khusyu` (QS. Al-Baqarah: 45). Al-Quran menekankan shalat dengan pikiran yang fokus dan semangat penuh suka rela, oleh karena itu Al-Quran mengecam orang yang shalat secara lalai (QS. Al-Maun: 4-5) dan secara bermalas-malasan (QS. An-Nisa: 142 dan QS. At-Taubah: 54).

Dilihat dari sudut syarat dan gerak yang tampak dan tak tampak itu, shalat layak dinyatakan sekategori dengan yoga sebagai olah raga dan olah jiwa yang menyehatkan jasmani dan rohani.

Dewasa ini, yoga digemari oleh berbagai kalangan dari berbagai suku, agama dan ras di seantero dunia, sementara shalat cenderung ditinggalkan oleh sebagian orang Islam. Bagi non muslim yang gemar olah raga yoga, cobalah belajar lalu melakukan shalat, yang segenre dengan yoga itu. Bagi muslim yang rajin shalat atau malas shalat, rajin olah raga atau malas olah raga, mari shalat, karena shalat tak hanya ibadah, tapi juga kegiatan yang menyehatkan dan termasuk yoga yang ringan, serta dapat mencegah diri melakukan kemungkaran.[]

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading
Zainul Maarif

Dosen dan Peneliti di bidang Filsafat dan Agama. Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini telah mempublikasikan beberapa buku: "Imam Syafi'i: Ar-Risalah" (2018), "An-Naisaburi: Kitab Kebijaksanaan orang-orang Gila" (2017), "Logika Komunikasi" (2015, 2016), "Ibnu Arabi: Rahasia Asmaul Husna" (2015), "Retorika: Metode Komunikasi Publik" (2014, 2015), "Pos-Oksidentalisme: Identitas dan Alteritas Pos-Kolonial" (2013), "Filsafat Yunani" (2012), "Al-Jauziyah: Surga Yang Dijanjikan" (2011), "Pos-Oksidentalisme: Dekonstruksi atas Oksidentalisme Hassan Hanafi" (2007), "Sosiologi Pemikiran Islam" (2003), "Dekonstruksi Islam: Elaborasi Pemikiran Hassan Hanafi dan Nasr Hamid Abu Zaid" (2003).

1 Comment

1 Comment

  1. Nadya

    August 11, 2017 at 7:24 pm

    Subhanallah…

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Ensiklopedi

To Top