Connect with us

Kitab Rahasia Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Buku

Kitab Rahasia Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Para pembaca tahlil senantiasa mengirim fatihah untuk Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, apalagi pembaca manakibnya. Namun, apakah mereka benar-benar mengenal diri sufi itu berikut gagasannya, perlu dicek ulang.

Sebagian mereka tahu bahwa Syekh Abdul Qadir Al-Jailani adalah waliyullah yang mendapatkan berbagai karomah. Tapi mereka belum tentu tahu bahwa Syekh tersebut merupakan penulis brilian. Nah, tulisan ini akan mengulas salah satu buku karyanya.

Buku Sirrul Asrar (Rahasianya Rahasia) adalah satu dari sekian karya tertulis wali terkenal itu. Sesuai dengan judulnya, buku itu mengungkap ilmu rahasia.

Yang dimaksud dengan ilmu rahasia adalah ilmu Allah. Sebagaimana tertera di ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255), ilmu itu diketahui oleh orang yang dikehendaki Allah, yaitu para Nabi dan para wali. (hlm. 176-177) Di buku Sirrul Asrar itu, waliyullah yang bernama Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menjelaskan ilmu dari Allah itu.

Waliyullah itu membagi ilmu menjadi empat: (1) ilmu lahiriah, yaitu ilmu syariat, (2) ilmu syariat batin, yaitu ilmu tarekat, (3) ilmu tarekat batin, yaitu ilmu makrifat, dan (4) inti ilmu batin, yaitu ilmu hakikat. (hlm. 49)

Ilmu pertama merupakan ilmu lahir, sedangkan tiga ilmu yang lain merupakan ilmu batin. Dengan ilmu lahir dan batin, seseorang dapat mendekati Tuhan. Tanpa ilmu lahir dan batin, seseorang tidak dapat “terbang menuju” Tuhan, karena dua ilmu itu laksana dua sayap yang takkan sempurna tanpa berpasangan. (hlm. 54)

Supaya “penerbangan ke arah Tuhan” berhasil, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menerangkan sisi lahir dan sisi batin ritual Islam. Bab 14, misalnya, membahas shalat syariat dan shalat tarekat. Masing-masing dari Bab 16, Bab 17 dan Bab 18 mengurai zakat syariat dan zakat tarekat, puasa syariat dan puasa tarekat, serta haji syariat dan haji tarekat.

Sebagai pendiri tarekat Qadiriyah, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani memang lebih menekankan pembahasan sisi tarekat dari ritual-ritual tersebut. Sebagai seorang sufi, tokoh yang digelari sulthanul awliya’ (pemimpin para wali) itu menjelaskan intisari tasawuf (mistisisme Islam).

Menurutnya, tashawwuf yang terdiri dari empat huruf hijaiyah (ta’, shâd, waw, fa’) mewakili empat maqâm (posisi spiritual). Ta’ menandai posisi taubah (tobat), baik tobat lahir maupun tobat batin. Shad menandai posisi shafâ’ (kesucian), baik kesucian hati dari kotoran bersifat manusiawi maupun kesucian sir (nurani) dari selain Tuhan. Waw menandai posisi wilâyah (kewaliyan) berupa penanggalan sifat-sifat manusiawi dan pengenaan sifat-sifat Ilahi. Fa’ menandai posisi fanâ’ (kesirnaan) dari segala yang bukan Tuhan menuju baqâ’ (keabadiaan) bersama Tuhan. (hlm. 78-83)

Paparan tersebut menunjukkan bahwa buku Sirrul Asrar adalah buku tasawuf dan tarekat, yang penting terutama untuk pengikut tarekat Qadiriyah dan pengkaji mistisisme Islam. Buku itu juga penting untuk para pembaca tahlil dan manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani serta para pendamba ketenangan batin.

Di Indonesia, buku tersebut telah diindonesiakan dan diterbitkan oleh Penerbit Turos Pustaka, Jakarta, dengan judul The Secret of Secrets: Menemukan Hakikat Allah. Penerbit yang bermarkas di kampung Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan itu melengkapi buku tersebut dengan peta isi buku berbentuk bagan-bagan di setiap awal bab, sehingga pembaca menjadi mudah mengetahui dan mengingat isi tiap bab.       

Dengan membaca buku itu, tak hanya pikiran Anda saja yang akan kaya pengetahuan, tapi hati Anda pun akan tentram mendekati Tuhan. []

 

Judul buku   : The Secret of Secrets: Menemukan Hakikat Allah

Judul Asli     : Sirrul Asrar wa Mazharul Anwar Fi Ma Yahtaju ilahil Abrar

Penulis         : Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Penerjemah : Fuad Syaifuddin Nur

Editor           : Wiyanto Suud

Penerbit       : Turos Pustaka, Jakarta

Waktu Terbit: Cetakan 1, Juli 2015

ISBN             : 978-602-1583-26-5

Tebal            : 268 halaman

Harga: Rp. 59.000 (sebelum diskon)

Diskon: Dapatkan diskon 17% dengan menghubungi Syiar Nusantara

Print Friendly, PDF & Email
Zainul Maarif

Dosen dan Peneliti di bidang Filsafat dan Agama. Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini telah mempublikasikan beberapa buku: "Imam Syafi'i: Ar-Risalah" (2018), "An-Naisaburi: Kitab Kebijaksanaan orang-orang Gila" (2017), "Logika Komunikasi" (2015, 2016), "Ibnu Arabi: Rahasia Asmaul Husna" (2015), "Retorika: Metode Komunikasi Publik" (2014, 2015), "Pos-Oksidentalisme: Identitas dan Alteritas Pos-Kolonial" (2013), "Filsafat Yunani" (2012), "Al-Jauziyah: Surga Yang Dijanjikan" (2011), "Pos-Oksidentalisme: Dekonstruksi atas Oksidentalisme Hassan Hanafi" (2007), "Sosiologi Pemikiran Islam" (2003), "Dekonstruksi Islam: Elaborasi Pemikiran Hassan Hanafi dan Nasr Hamid Abu Zaid" (2003).

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Buku

To Top