Connect with us

MUI: Idul Adha untuk Menjaga Kebinekaan

KABAR

MUI: Idul Adha untuk Menjaga Kebinekaan

SYIARNUSANTARA.ID – Sehari sebelum Hari Raya Idul Adha dikenal dengan hari Arafah karena umat Islam yang beribadah haji sedang berkumpul di Padang Arafah untuk menjalankan prosesi wukuf.

Berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha yang bertepatan dengan hari Arafah, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam mengatakan yang paling mulia di antara kita adalah yang paling tinggi derajat takwanya, bukan karena etis, suku, golongan, pangkat, jabatan, atau asal usulnya.

“Yang paling mulia di antara kita adalah yang paling tinggi derajat takwanya, bukan karena etnis, suku, golongan, pangkat, jabatan, atau asal-usulnya,” ujarnya.

Asrorun juga mengingatkan, Nabi Muhammad mengingatkan tentang persamaan dan kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT.

Inilah, ujanrya, hal penting yang pernah disampaikan Nabi Muhammad SAW 15 abad lalu.

Asrorun menjelaskan kegiatan wukuf di Arafah dapat dimaknai bahwa semua manusia sama dan sederajat. Ritual tersebut, ujarnya, memperlihatkan semua jemaah dipersatukan dalam busana yang seragam, dua helai kain yang menutupi aurat, tak ada pangkat, tak ada jabatan, dan tak ada kekayaan.

Dalam suatu khotbah, menurut Asrorun, Nabi Muhammad pernah menekankan tentang persamaan antarmanusia, tidak tersekat ras, suku, dan warna kulit.

ia melanjutkan, sebagai ciptaan Tuhan, manusia bertugas memakmurkan Bumi dan membangun harmoni antar-sesama makhluk.

“Karena itu, dalam perbedaan yang beragam, baik warna, bersuku bangsa, dan berbagai agama, kekeluargaan di tengah keragaman wajib dijaga,” katanya.

Perbedaan itu, kata dia, harus dinilai sebagai keniscayaan yang harus dimaknai sebagai realitas. “Tanggung jawab setiap manusia adalah saling mengenal dan berlomba menjadi yang terbaik,” kata Asrorun.

karena itu, ujarnya, kebinekaan harus dirawat karena sebagai sarana untuk bersinergi, saling berlomba dalam hal kebaikan dan ketakwaan, serta saling mendukung untuk mewujudkan kemaslahatan umum.

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top