Connect with us

Teroris Kini Libatkan Keluarga dalam Aksinya

KABAR

Teroris Kini Libatkan Keluarga dalam Aksinya

SYIARNUSANTARA.ID – Mantan narapidana tindak terorisme (napiter) Sofyan Tsauri menyesalkan adanya peristiwa yang terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu pagi(13/5) serta bom bunuh diri di depan Mapolrestabes Surabaya pada besok harinya(14/5) yang mengakibatkan banyak korban jiwa.

Menurut Sofyan, ada tren baru yang dilakukan terduga teroris di tiga gereja tersebut. “Ini awal ancaman. Kelompok baru dan kelompok lama berinovasi serta saling transfer ilmu. Nah, apalagi trennya sekarang melibatkan satu keluarga seperti kemarin. Ini sangat berbahaya,” ujar Sofyan di Jakarta, Senin (14/5).

Menurut dia, para pelaku sering memotivasi kepada anak-anaknya, para jemaahnya, karena ingin membela Islam. “Komunitas ini memang ada. Anak-anak muda yang berpikiran pendek dan bodoh,” tutur Sofyan.

Sofyan menambahkan, aksi bom bunuh diri kemarin tersebut meniru kelompok teroris tahun 2000-2009. “Mereka meniru keberhasilan di bom Kampung Melayu,” kata dia.

Mantan anggota Brimob yang terlibat teroris dan divonis 10 tahun itu menjelaskan, peran di balik rentetan teror ini dikendalikan oleh kelompok teroris yang sangat sadis.

“Ini jelas-jelas ISIS. Kalau tidak salah, kelompok ini telah mengklaim. Karena ciri-ciri ISIS itu sama dengan modus yang dilakukan dari Mako Brimob hingga Surabaya,” ungkapnya.

Maka dari itu untuk mempersempit ruang gerak mereka, Sofyan meminta peran pemerintah dan para ulama guna deradikalisasi para calon teroris. “Saya minta pada para ulama dan tokoh agama agar perhatian dan memberikan pencerahan khusunya pada generasi muda agar tak terdoktri  paham-paham terorisme,” tandasnya

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading
You may also like...
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top