Connect with us

Pengamat: Pancasila Aktualisasi Nasionalisme Religius

KABAR

Pengamat: Pancasila Aktualisasi Nasionalisme Religius

SYIARNUSANTARA.ID – Upaya memecah belah persatuan terus dilakukan kelompok tertentu dengan menyebarkan paham radikal. Masyarakat terus diingatkan agar tidak terprovokasi. Mereka terus didorong menjaga perdamaian antar-sesama umat.

Guru Besar Sejarah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra menilai ada upaya merongrong ideologi bangsa. Menurutnya, setelah kemerdekaan tidak ada lagi pertentangan karena Pancasila adalah bentuk nasionalisme religius, terutama dalam sila pertama.

“Pancasila adalah aktualisasi dari nasionalisme religius itu. Jadi sebetulnya masalah itu sudah selesai,” ujar Azyumardi.

Ia mencontohkan ada organisasi yang menolak sistem demokrasi. Menurutnya, di Indonesia kedaulatan di tangan rakyat, dalam bentuk Pemilu, negosiasi, perundingan, dan musyawarah mufakat.

Menurutnya, agama dan nasionalisme adalah senjata ampuh bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan serta merekatkan persatuan dan kesatuan selama 73 tahun merdeka. Untuk itu dia meminta masyarakat untuk tidak serta merta atau terpesona dengan budaya atau sistem di negara lain.

“Di Indonesia, nasionalisme itu bersahabat dengan agama,” tuturnya.

Dia mengingatkan jangan sampai karena perbedaan sudut pandang menciptakan gesekan.

“Dengan damai Indonesia bisa membangun. Dengan membangun bisa mensejahterakan masyarakatnya, meningkat kesejahteraan, meningkat pendidikan, meningkat ekonominya,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top