Connect with us

NU: Jangan Catut Agama untuk Kepentingan Politik

KABAR

NU: Jangan Catut Agama untuk Kepentingan Politik

SYIARNUSANTARA.ID – Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar dalam istigosah kubro di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (9/4/2018) menegaskan, jangan ada yang mencatut agama atau berupaya menjadikan Indonesia sebagai negara agama hanya untuk kepentingan politik suatu kelompok.

Apalagi, ujarnya, Pancasila sudah mengatur kebebasan beragama di Indonesia dan dilindungi pasal 28 UUD 1945.

KH Anwar juga menegaskan, Nahdlatul Ulama (NU) dilahirkan untuk memerdekakan dan menjaga keutuhan NKRI. Maka, NU akan berdiri di depan apabila ada kelompok yang akan merongrong NKRI.

Ia juga meminta tidak ada lagi yang bicara negara, agama, politik atas nama Islam dan lain-lain karena semua itu sudah selesai. Menurutnya, Islam tidak bertentangan dengan Pancasila dan dengan adanya Pancasila sebagai dasar negara, sudah menjamin kebebasan beragama di Indonesia.

”Negara ini adalah negara bangsa bukan negara agama, nation state, yang melindungi kebebasan seluruh warga apapun agamanya untuk melaksanakan ajarannya. Ini dilindungi konstitusi,” kata KH Anwar.

Melalui istigosah ini, pihaknya ingin mengetuk para pemimpin bangsa, pemimpin agama, dan pemimpin politik untuk menjaga amanah dan menjauhkan diri dari korupsi.

Pemimpin juga diminta untuk tidak membuat keputusan yang membingungkan rakyat atau keputusan yang membuat rakyat sengsara.

Istigosah ini bertujuan untuk mendoakan bangsa Indonesia agar dijauhkan dari bencana. ‘Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga kerukunan umat beragama di tengah persoalan yang tengah dihadapi bangsa seperti sekarang ini.

Doa bersama ini juga diharapkan bisa memberikan pencerahan dan juga solusi atas bencana sosial bangsa. Kekuatan doa adalah kekuatan umat dan bisa menjadi solusi segala persoalan yang dialami bangsa.

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top