Connect with us

Umat Islam Dunia Sambut Tahun Baru Hijriyah dengan Suka Cita

KABAR

Umat Islam Dunia Sambut Tahun Baru Hijriyah dengan Suka Cita

SYIARNUSANTARA.ID – Umat Iuslim di seluruh dunia menyambut masuknya Tahun Baru Islam pada 11 September 2018 dengan penuh suka cita. Hari ini, secara resmi dinyatakan sebagai hari pertama (1 Muharram) 1440 Hijriyah. Muharram adalah bulan pertama dari kalender Islam.

Sebagaimana diberitakan Africa News pada Selasa (11/9), penanggalan Islam disebut sebagai kalender Hijriyah karena dimulai dengan hijrah, atau hegira, yaitu migrasi Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

Nabi Muhammad dan sejumlah sahabat Muslim berhijrah karena penganiayaan yang dilakukan orang-orang kafir. Negara Muslim pertama didirikan di Madinah. Hingga kemudian, Rasulullah kembali ke Makkah setelah menaklukkannya.

Kendati demikian, peringatan Tahun Baru Islam tidak dirayakan semeriah pergantian 1 Januari dalam kalender Gregorian. Sebab, di negara-negara dominan Muslim, perayaaan Tahun Baru Islam hanyalah hari biasa sebagaimana di sebagian besar negara sekuler.

Di beberapa bagian Nigeria utara misalnya, pemerintah negara bagian mengumumkan hari libur yang memungkinkan masyarakat memperingatinya.

Sementara itu, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA) beramai-ramai mengucapkan selamat atas datangnya Tahun Baru Islam pada 11 September.

SPA menginformasikan, Mahkamah Agung memutuskan bulan sabit bulan Muharram 1440 H tidak terlihat pada Ahad malam, 29/12/1439 H.

Karena itu, Mahkamah Agung memutuskan Senin, 30/12/1439 H akan menjadi tanggal terakhir Dzulhijah, dan Selasa, 1/1/1440 H adalah hari pertama Muharram sesuai dengan kalender Umm Al-Qura.

Berbeda dengan Gregorian yang memiliki 365/366 hari, kalender Islam memiliki minimal 354 hari. Hal itu karena Kalender Hijriyah mengikuti pergerakan bulan. Kalender Hijriyah secara konsisten kurang oleh 11 hari dibandingkan dengan Gregorian.

 

Kalender Hijriyah merupakan kalender resmi di banyak negara berpenduduk mayoritas Muslim, terutama Arab Saudi.

Print Friendly, PDF & Email
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top