Connect with us

Media Sosial Turut Andil Sebarkan Radikalisme

KABAR

Media Sosial Turut Andil Sebarkan Radikalisme

SYIARNUSANTARA.ID – Banyak akun di sosial media yang menyebarkan paham radikal ternyata akun robot –atau yang sering disebut bot– akun yang dijalankan mesin.

Yang menarik menurut Irendra Radjawali, pengamat data yang berbasis di Jerman, percakapan terkait radikalisme ini tidak selalu menggunakan kata-kata yang konfrontatif.

“Secara umum bahasa yang dipakai bahasa-bahasa yang cukup sejuk, yang tidak membuat marah, konfrontatif. Artinya kita perlu terus pantau, karena kita tidak pernah tahu muatan di balik kata-kata itu apa,” kata Radjawali.

“Radikalis bukan hanya orang yang sangat keukeuh dengan agama tertentu. Menurut saya justru orang asosial, orang yang hidupnya online terus, dia tidak punya ruang, abis itu ada yang ‘nangkep’,” katanya.

Memang menurut Inayah Wahid, pemerhati sosial dan pegiat di Wahid Institute, kaum radikal lebih banyak menghabiskan waktu di internet.

Wahid Institute memiliki unit khusus yang memantau radikalisme online.

“Kita menyadari bahwa mereka memang sangat, mereka mendedikasikan waktu untuk itu. Mereka paham bahwa ini adalah cara yang sangat baik untuk menyebarkan doktrinnya,” kata Inayah Wahid kepada wartawan BBC Indonesia, Mehulika Sitepu.

Dia mengatakan kaum moderat harus memperbanyak penggunaan teknologi dan berkolaborasi dengan ahli teknologi informasi, sehingga dapat menahan penyebaran radikalisme lewat dunia maya.

Namun memang sulit untuk menahan gempuran radikalisme di dunia maya.

“Kalau lewat Twitter atau Facebook, yang masih terbuka, kita masih bisa counter. Kalau yang tertutup itu yang susah, kayak Whatsapp, Line. Sehingga (para pengguna) gampang banget untuk ikut, karena yang dicongkel itu emosinya.”

Ditambah lagi menurut Inayah, masyarakat Indonesia tidak terlalu suka mencari tahu kebenaran suatu informasi ketika mendapatkan suatu informasi, sebelum menyebarkannya.

“Itu kemudian menjadi sasaran empuk. Tinggal ngasih threading messages (jalinan pesan) langsung nyamber,” kata Inayah.

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top