Connect with us

PPIM: Enam dari 10 Guru Muslim Intoleran

KABAR

PPIM: Enam dari 10 Guru Muslim Intoleran

SYIARNUSANTARA.ID – Intoleransi guru juga ditemukan dalam survei yang dilakukan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah kepada 2.237 guru Muslim di 34 provinsi.

Survei itu menemukan bahwa enam dari sepuluh guru Muslim memiliki opini intoleran terhadap pemeluk agama lain.

“Ini menggunakan alat ukur yang implisit, yang mana guru tidak menyadari bahwa sedang dilihat intoleransinya. Sedangkan menggunakan kuesioner yang eksplisit. ada pergeseran persentasi tapi tak terlalu besar, menjadi 56,90%,” papar Yunita Faela, Koordinator survei PPIM.

Selain intoleransi, survei itu juga menilik tendensi radikalisme, dan mendapati bahwa hampir setengah guru Muslim memiliki opini radikal.

“Contoh pernyataannya adalah menganjurkan orang lain untuk ikut berperang dalam mewujudkan negara Islam. Contoh lain, (setuju atau tidak setuju) menyerang polisi yang menangkap orang-orang yang sedang berjuang mendirikan negara Islam,” ungkap Yunita, yang juga adalah pengajar di Fakultas Psikologi di UNI Syarif Hidayatullah.

Selain itu, PPIM juga menilik pandangan Islamis para guru dan menemukan bahwa “40.36% guru setuju bahwa seluruh ilmu pengetahuan sudah ada dalam Alquran sehingga Muslim tidak perlu tidak perlu mempelajari ilmu pengetahuan yang bersumber dari Barat.”

Temuan ini selaras dengan hasil penelitian Alvara Research Centre pada November tahun lalu, yang menemukan bahwa siswa Indonesia semakin intoleran, dan guru berperan besar dalam memupuk intoleransi itu – selain juga peran dari ulama dan media sosial.

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top