Connect with us

Pemuda Dituntut Jaga Ideologi Pancasila

KABAR

Pemuda Dituntut Jaga Ideologi Pancasila

SYIARNUSANTARA.ID – Generasi muda Indonesia dituntut untuk mempertahankan kemerdekaan dengan menjaga persatuan bangsa, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjadi garda terdepan dan benteng terakhir penjaga ideologi Pancasila.

“Karena itu, isu kontemporer tentang pembakaran bendera HTI yang terjadi di Garut dan upaya menciptakan distabilitas keamanan dalam negeri menjadi tanggung jawab segenang elemen bangsa, termasuk para pemuda,” kata Kapolda Banten Brigjen Pol Teddy Minahasa beberapa waktu lalu.

Teddy mengakui pihaknya yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. “Memang polda menginisiasi adanya perayaan dalam rangka hari Sumpah Pemuda dengan tema Kirap merah putih. Ini salah satu yang menjadi latar belakang adalah bergulirnya isu kotemporer tentang kasus di Garut pengibaran bendera HTI yang kemudian dipelintir oleh sekelompok golongan tertentu seolah-olah itu isu bahwa yang dibakar adalah bendera tauhid.” ujar Teddy.

Teddy mengungkapkan pihaknya ingin menegaskan kembali bahwa bangsa Indonesia ini lahir didirikan dan dibesarkan atas kesepakatan oleh banyak pihak.

Apakah itu tokoh ulama, tokoh pemuda, serta elemen bangsa yang lain. Segala hal yang berbeda yang kita miliki yang dimiliki oleh bangsa Indonesia disepakati dalam satu kontesk kebangsaan yaitu Bangsa Indonesia, konteks tumpah darah yaitu tanah air Indonesia, dalam satu konteks bahasa yaitu Bahasa Indonesia.

“Oleh karena itu, apabila ada upaya-upaya untuk menggantikan ideologi Pancasila, maka pada sore ini saya ingin mengetuk hati para pemuda untuk bangkit melawan itu semua,” ungkap Teddy.

Saat disinggung tentang banyaknya peserta Kirah Merah Putih terutama dari kalangan pemuda, mantap Kapolresta Malang ini mengaku jika hal tersebut menunjukkan bahwa para pemuda sangat antusias dan bertanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan. “Mereka tidak mengalami bagaimana sedihnya perjuangan yang mengorbankan jiwa raga, keringat, air mata, darah dari para nenek moyang kita, tetapi sekarang hanya mengisi kemerdekaan. Tetapi itu tidak bisa dilakukan seenaknya, karena itu dalam konteks Sumpah Pemuda ini mereka terpanggil hatinya.” ujar Teddy.

 

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top