Connect with us

PBNU: Rasul Bangun Negara Berdasar Keadilan dan Kebersamaan

KABAR

PBNU: Rasul Bangun Negara Berdasar Keadilan dan Kebersamaan

SYIARNUSANTARA.ID – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj menyebut Nabi Muhammad SAW tidak pernah mendeklarasikan negara Islam atau negara Arab. Konstitusi yang dijadikan dasar Rasulullah dalam membangun dan menata negara adalah keadilan dan kebersamaan.

“Nabi Muhammad tidak pernah mendeklarasikan negara berdasarkan suku dan agama,” tegas Said Aqil.

Rasulullah menjunjung tinggi toleransi. Beliau, kata Said Aqil, menghindari permusuhan dengan siapa pun. Nabi Muhammad SAW dan sahabat memusuhi mereka yang melanggar hukum. Bukan yang berbeda keyakinan dan suku.

“Tidak boleh ada permusuhan kecuali kepada pelaku kejahatan. Jadi tidak larena beda agama, beda suku. Musuh bersama adalah yang melanggar hukum,” kata Said Aqil mengisahkan kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama juga disebabkan sifat nabi yang toleran. Rasulullah juga tidak pendendam.

Delapan tahun setelah Rasulullah hijrah, kangen Mekkah dan kembali datang bersama ribuan pasukan ke tanah kelahirannya. Ratusan ribu orang Mekkah masuk Islam karena keramahan Nabi Muhammad SAW.

“Ini karena Nabi Muhammad toleran. Jadi orang yang membangun tolerasi akhlaknya baik,” kata dia.

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top