Connect with us

Berantas Hoaks, Youtube Anggarkan Rp 357 Miliar

KABAR

Berantas Hoaks, Youtube Anggarkan Rp 357 Miliar

SYIARNUSANTARA.ID – Guna menghambat dan memberatas penyebaran berita bohong atau hoax dan konten teori kospirasi, YouTube mengumumkan sejumlah kebijakan di platform berbagi video mereka.  Salah satunya, menganggarkan US$ 25 juta atau sekitar Rp 357 miliar untuk mengatasi konten-konten tersebut.

Untuk melancarkan kebijakan ini, YouTube berkolaborasi dengan Google News Initiative membangun tim penasihat yang beranggotakan organisasi dan pakar media. Saat ini, Vox Media, Jovem Pan, dan India Today sudah bergabung.

Selanjutnya, YouTube menyediakan sejumlah menu atau fitur yang berisi sumber berita terverifikasi.

“Ini adalah tahun berita palsu dan informasi salah. Kami melihat pentingnya memberikan informasi akurat kepada pengguna,” kata CEO YouTube Susan Wojcicki.

Dengan begitu, pengguna YouTube bisa mencari informasi akurat melalui tautan artikel yang tersedia. Fitur ini juga akan menjadi pembanding yang akurat atas video yang beredar di platform-nya.

Chief Product Officer YouTube Neal Mohan mengatakan, tim penasihat dan grup kerja bakal memberikan input terkait berita yang ditautkan di platform YouTube.

Selain itu, YouTube juga memperbaharui fitur Top News dan Breaking News yang telah beroperasi di 17 negara di dunia, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, India, dan Meksiko.

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top