Connect with us

KPAI Usulkan Calon Pengantin Diberi Bimbingan Antiradikalisme

KABAR

KPAI Usulkan Calon Pengantin Diberi Bimbingan Antiradikalisme

SYIARNUSANTARA.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengusulkan agar calon pengantin dan calon guru perlu diberi bimbingan antiradikalisme demi menghindarkan anak terpapar paham itu sejak dini.

Menurut Ketua KPAI Susanto, dari kajian yang dilakukan, anak-anak tersusupi paham radikal antara lain lewat orang tua dan guru.

“Kalau orang tua dan guru sudah terinfiltrasi oleh radikalisme maka akan berbahaya,” kata Susanto.

Selain mendapatkan bimbingan tentang membina rumah tangga, kata Susanto, calon pengantin yang juga berarti calon orangtua perlu juga mendapatkan bimbingan tentang antiradikalisme.

Menurut Susanto, orangtua tak hanya menularkan virus radikalisme kepada anak, tetapi juga dapat membentengi anaknya, termasuk bisa lebih selektif dalam memilih pengasuh anak.

Demikian juga dengan calon guru, kata Susanto, guru bukan hanya sumber nilai bagi anak, melainkan juga menjadi referensi dalam semua hal, termasuk wawasan keagamaan, wawasan kebangsaan.

“Ketika seorang guru telah terinfiltrasi oleh radikalisme maka akan dimanfaatkan oleh jaringan kelompok radikal terorisme sebagai pintu masuk kepada anak,” ujar Susanto.

Menyinggung karnaval anak TK yang menggunakan cadar dan memegang senjata mainan, beberapa waktu lau, menurut Susanto memang  tidak ditemukan indikasi adanya jaringan radikalisme.

Namun, KPAI dan pihak kepolisian sepaham bahwa bagaimanapun kegiatan dengan menggunakan simbol-simbol radikalisme harus dihindari.

 

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in KABAR

To Top